Memahami dan Memerangi Tindakan Bullying

Bullying : Apa itu bullying? Memahami tindakan-tindakan bullying, dampak-dampaknya, pencegahan serta penanganannya.


Bullying atau perundungan semakin merajalela di masa kini. Semakin banyak berita-berita yang menyiarkan seseorang bunuh diri akibat bullying. bahkan baru-baru ini terjadi penusukan yang dilakukan oleh seorang siswa korban bullying kepada teman sekelasnya karena sakit hati dan balas dendam akibat selalu dirundung oleh korban penusukan (teman sekelasnya). Bullying dapat terjadi dimana saja, baik di sekolah, lingkungan masyarakat, tempat kerja maupun media sosial. Bullying juga dapat terjadi pada siapa saja, terkadang orang-orang yang merasa lebih atau sangat sombong serta merasa memiliki kekuasaan, mereka akan lebih berani untuk melakukan tindakan perundungan. Tentu saja hal ini tidak boleh dibiarkan. Bullying atau perundungan bukan hanya sekedar mengejek-ejek atau mengolok-olok seseorang, tetapi masih ada banyak jenis-jenis bullying yang sering terjadi di masa kini. Bullying pun memiliki dampak yang sangat buruk bagi korbannya. Maka dari itu, artikel ini membahas apa itu bullying, dampak-dampaknya, penanganan serta pencegahannya.
 
A. Pengertian Bullying

 Bullying atau perundungan adalah suatu tindakan menyakiti atau mengintimidasi seseorang yang dilakukan dengan sengaja dan secara berulang-ulang.

B. Jenis-Jenis Tindakan Bullying

1. Bullying Verbal 

    Bullying verbal terjadi melalui kata-kata. Meskipun kasat mata, tetapi memiliki dampak negatif yang tak kalah besar bagi korbannya.

Contoh :
a. Memanggil nama seseorang dengan sebutan hina atau konyol (seperti : "hei bod*h", dll). 
b. Berbicara hal-hal buruk, menghina atau mengolok-olok yang bertujuan untuk merendahkan korban.



2. Bullying Sosial 

Contoh : 
a. Merusak reputasi dan nama baik seseorang dengan menyebarkan rumor atau fitnah yang tidak benar.

3. Bullying Fisik 

    Bullying fisik melibatkan kekerasan kontak fisik antara pelaku dengan korban.

Contoh : 
a. Mendorong seseorang.
b. Memukul seseorang.
c. Menjambak.
d. Mencubit.
e. Menampar.


4. Bullying di Media Sosial (cyberbullying)

Contoh :
a. Mengetik dan mengirim komentar buruk yang menyakiti hati, menghina atau merendahkan.
b. Membuat konten dengan tujuan merendahkan dan menghina seseorang.
c. Memposting hal-hal buruk tentang seseorang.



C. Dampak-Dampak Bullying

     Berikut beberapa dampak yang dirasakan korban bullying : 

1. Korban merasa cemas yang berlebihan, menjadi pribadi yang tidak percaya diri, rendah diri, stress, masalah kejiwaan, depresi hingga bunuh diri.
2. Selain masalah kejiwaan, korban juga dapat mengalami gangguan kesehatan fisik, seperti : sakit pada area perut akibat ditendang oleh pelaku, dll.
3. Korban memiliki keinginan untuk balas dendam kepada pelaku. Sehingga terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti pembunuhan, dan lain-lain.
4. Kesulitan fokus dan memahami pelajaran.
5. Prestasi akademik atau non akademik menurun.




D. Pencegahan Bullying

     Tindakan perundungan atau bullying ini dapat dicegah dengan langkah-langkah sebagai berikut :

1. Meningkatkan kesadaran betapa bahayanya dampak dari tindakan bullying dengan melakukan kampanye atau seminar kepada masyarakat, siswa, dll.
2. Membuat poster yang berisi informasi-informasi mengenai tindakan bullying lalu mempostingnya di media sosial atau ditempel di tempat-tempat umum.
3. Menciptakan lingkungan masyarakat, sekolah, dan tempat kerja yang aman dari tindakan bullying.
4. Mulai berani berkomunikasi kepada orang tua atau guru tentang bullying.
5. Meningkatkan rasa percaya diri dan berani melawan tindakan bullying.

E. Penanganan Bullying

    Berikut ini adalah penanganan apabila mendapat atau melihat tindakan perundungan : 

1. Berikan dukungan kepada korban bullying.
2. Komunikasi dan bicarakan kepada orang tua, guru atau seseorang yang dipercaya apabila mendapat tindakan bullying.
3. Apabila melihat tindakan bullying, segera bantu korban atau beritahu seseorang yang dapat membantu.
4. Segera berkonsultasi kepada dokter psikolog atau psikiater apabila mengalami gangguan-gangguan seperti stress, depresi, melukai diri sendiri dan muncul keinginan bunuh diri.

Ingat! Bullying bukanlah hal sepele dan dapat dibiarkan merajalela begitu saja, Ayo mulai saling bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari tindakan bullying. Jika tidak kita mulai dari sekarang, lantas kapan lagi?

Posting Komentar

0 Komentar